- Dengan teropong, kamu dapat melihat lebih dari 5.000 bintang
- Bintang berkelap-kelip karena kita melihatnya melalui lapisan-lapisan atmosfer Bumi yang berkilauan
- Banyak bintang telah memiliki nama pemberian dari para astronom Arab sejak zama dahulu, seperti Aldebaran
- Nama bintang terpanjang adalah Shurnarkabtishashutu, yang dalam bahasa Arab berarti “di bawah tanduk selatan sapi jantan”
- Seandainya Matahari seukuran bola kaki, maka jarak antara dengan bintang terdekat, Proxima Centauri, adalah sejauh London sampai Tokyo
- Cahaya dari Proxima Centauri, bintang terdekat dengan Matahari memerlukan waktu empat tahun untuk mencapai Bumi
- Cahaya dari Galaksi Andromeda membutuhkan waktu sekitar 2 juta tahun untuk mencapai Bumi. Jadi, apabila kita memandang Galaksi Andromeda, sebenarnya kita memandang keadaan Galaksi Andromeda pada waktu 2 juta tahun yang lalu, ketika jenis manusia pertama berevolusi di Afrika
- Bulan bersinar sebagian karena debu bulan berisi serpihan-serpihan kaca yang memantulkan cahaya Matahari
- Tiap-tiap 6 cm persegi permukaan Matahari menyala dengan kekuatan 1,5 juta lilin
- Setiap detik Matahari melepaskan energi yang sama dengan 100 miliar bom hidrogen
- Cahaya Matahari memerlukan waktu 3 menit untuk mencapai Merkurius, 8 menit untuk mencapai Bumi, dan memerlukan waktu 5,5 jam untuk mencapai Pluto
- Semua planet kecuali Bumi dan Uranus diberi nama menurut dewa-dewa bangsa Romawi
- Venus berotasi berlawanan arah dengan planet-planet lain, sehingga di Venus, Matahari terbit di barat dan terbenam di timur
- Mars memiliki dua bulan yang sangat kecil disebut Phobos (diameter 27 km) dan Deimos (diameter 15 kilometer)
- Gunung Olympus di Mars adalah gunung berapi terbesar di Tata Surya kita, dengan ketinggian 26.590 meter, tiga kali lebih daripada Mount Everest
- Neptunus mempunyai angin dengan kecepatan lebih dari 2.000 km/jam
- Saturnus dan Jupiter mempunyai inti yang terbuat dari batu yang panasnya dua kali panas permukaan Matahari
- Sistem Tata Surya (Solar System) kurang lebih memiliki diameter 20 miliar km. Seandainya Bumi seukuran sebutir garam, maka Tata Surya kurang lebih sebesar gelanggang olahraga
- Tempat terpanas di planet Uranus adalah kutub selatannya
- Musim panas di planet Uranus berlangsung selama 42 tahun
- Permukaan bulan Neptunus, Triton, merupakan tempat terdingin di Tata Surya kita, dengan suhu -235oC (minus 235o Celcius)
- Berat jenis Saturnus lebih rendah daripada berat jenis air, dengan kata lain, Saturunus dapat mengambang di atas air
- Asteroid terbesar yang diketahui adalah Ceres, dengan garis tengah 940 km
- Bulan terbesar di Tata Surya kita adalah salah satu bulan Jupiter, Ganymede, dengan diameter 5.268 km
- Di bawah es di bulan Jupiter, Europa, mungkin terdapat lautan air yang dipercayai oleh para ilmuwan dapat menopang kehidupan
- Kecepatan komet mencapai lebih dari 1,5 juta km/jam saat mendekati Matahari
- Sebuah bintang baru lahir di galaksi kita hampir setiap dua minggu sekali
- Bintang paling terang di langit malam adalah Sirius, dengan magnitudo nisbi -1.5 (minus 1,5)
- Benda paling terang di langit malam adalah Bulan, bukan bintang, dengan magnitudo nisbi -12,7 (minus 12,7)
- Bintang neutron adalah bintang yang terdiri dari neutron saja -tanpa proton dan elektron
- Bintang neutron bergaris tengah hanya 20 km tetapi dapat seberat Matahari. Sesendok makan bintang neutron memliki berat sekitar 10 miliar ton
- Bintang raksasa sangatlah besar sehingga cahaya pun perlu waktu satu jam atau lebih untuk melintasinya
- Galaksi Bima Sakti bergaris tengah 100.000 tahun cahaya
- Matahari memerlukan waktu 200 juta tahun untuk mengelilingi pusat Galaksi Bima Sakti
- Galaksi terjauh dari Bumi meluncur dengan cepat hampir secepat kecepatan cahaya
- Pesawat ruang angkasa program Lockhead Martin X33 yang tertunda mestinya terbang ke ruang angkasa semudah pesawat terbang
- Wahana Voyager 1 adalah benda buatan manusia yang paling jauh letaknya, sekitar 16,5 miliar km dari Bumi
- Mangkuk teleskop radio tunggah terbesar di dunia adalah Arecibo yang lebarnya 305 m di Puerto Rico
- Pada tahun 2001, teleskop sinar X Chandra melihat adanya lubang hitam raksasa di pusat Galaksi Bima Sakti kita
Sumber: Seri Pustaka Sains Ruang Angkasa. Pakar Raya : 2005
0 comments:
Post a Comment